NUSAPERDANA.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,04 persen ke level 6.093 pada perdagangan Jumat, disertai munculnya volume pembelian. Riset MNC Sekuritas memperkirakan indeks masih berpeluang menguat untuk menguji area gap di 6.227-6.231 pada perdagangan awal pekan, Senin (12/10/2026), dengan catatan investor perlu mewaspadai potensi koreksi bila level 5.973 jebol.
Penguatan IHSG sepanjang pekan lalu mencapai 0,94 persen secara weekly. Meski begitu, kenaikan itu belum cukup kuat untuk menembus Moving Average 20 (MA20), sehingga posisi indeks masih rentan terhadap tekanan jual dalam jangka pendek.
MNC Sekuritas dalam risetnya memproyeksikan IHSG sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave c. Skenario ini membuka ruang penguatan lanjutan, tetapi dengan catatan level support tidak ditembus.
"Best case, IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave c, sehingga masih berpeluang menguat untuk menguji area gap di 6.227-6.231. Namun demikian, waspadai akan adanya potensi koreksi ke area 5.850-5.911 bila break 5.973. Cermati area koreksi dalam jangka pendek di 6.008-6.025," tulis riset MNC Sekuritas.
Level Support dan Resistance IHSG Pekan Ini
Berdasarkan analisis teknikal MNC Sekuritas, IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang support dan resistance berikut:
- Support 1: 6.018
- Support 2: 5.973
- Resistance 1: 6.297
- Resistance 2: 6.376
Level 5.973 menjadi kunci. Selama indeks bertahan di atas level tersebut, skenario penguatan menuju area gap 6.227-6.231 masih terbuka. Sebaliknya, penembusan ke bawah 5.973 membuka jalan koreksi lebih dalam ke 5.850-5.911.
BRPT: Buy on Weakness di Rp1.300-Rp1.390
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) ditutup menguat 1,08 persen ke Rp1.405 dengan volume pembelian yang muncul. Posisi saham ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [ii] pada label hitam.
MNC Sekuritas merekomendasikan buy on weakness untuk BRPT dengan area entry Rp1.300-Rp1.390. Target harga dipasang di Rp1.505 dan Rp1.630, sementara stoploss di bawah Rp1.270.
BUMI: Trading Buy di Rp174-Rp177
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatat penguatan lebih tajam, naik 3,45 persen ke Rp180, juga disertai volume pembelian. Posisi saham ini diperkirakan berada di awal wave 5 dari wave (A).
Rekomendasi trading buy untuk BUMI berada di area Rp174-Rp177. Target harga Rp192 dan Rp208, dengan stoploss di bawah Rp171.
Apa yang Perlu Dicermati Investor
Dua saham yang disorot MNC Sekuritas berasal dari sektor yang berbeda — BRPT dari petrokimia dan energi, BUMI dari batu bara. Pergerakan keduanya akan dipengaruhi sentimen harga komoditas dan arus dana asing di pasar domestik.
Bagi investor yang masuk pada area entry yang direkomendasikan, disiplin stoploss menjadi krusial mengingat posisi IHSG yang belum berhasil break MA20. Koreksi ke area 6.008-6.025 dalam jangka pendek bisa menjadi titik akumulasi, asalkan support 5.973 tidak ditembus.